Saya membaca kisah Kanjeng Nabi Yusuf di kitab suci. Ia menolak rayuan wanita-wanita istana dan memilih berada di dalam penjara. Ia berada di penjara karena pilihannya sendiri, ia tidak melakukan maksiyat apapun yang menggiringnya ke penjara. Di dalam penjara itulah akhirnya ia membuktikan dirinya benar. Ia menakwilkan mimpi atas petunjuk Tuhan, inilah yang kemudian membawanya pada satu kedudukan yang sangat mulia.
Yusuf bisa melakukan hal yang sepertinya tak mungkin. Namun demikianlah faktanya, penjara hanya mengurung jasadnya, sedangkan jiwanya tetap bebas merdeka. Tak hanya kisah Yusuf, banyak catatan sejarah terlahir dari kehidupan di dalam penjara. Ayatullah Khomeini memimpin revolusi Iran dari dalam penjara melawan Rezim Pahlevi, dan berhasil. Buya HAMKA menulis tafsir Al Azhar juga di dalam penjara, dan tuntas. Pram menulis banyak buku di dalam penjara, dan itu meraih banyak penghargaan. Nurdin Halid tetap memimpin PSSI meski mendekam di penjara, namun jangankan ketika dipenjara, ketika ia bebas pun PSSI tetap hampa prestasi.
Lantas kita bertanya, seperti apakah gerangan yang bernama penjara? Saya tetap meyakini bahwa penjara adalah tempat yang tak nyaman. Ia dibikin untuk menjadikan jera para penghuninya. Dan demikian adanya sejauh yang kita ketahui. Penjara Bastille kebanggaan Raja Louis XVI adalah simbol tirani. Bangunan yang dibangun sebagai benteng pada tahun 1370 ini difungsikan sebagai penjara musuh-musuh politik penguasa Perancis pada abad 17 dan 18. Revolusi Perancis pada 1789 ditandai dengan serangan ke penjara ini pada 14 Juli, yang kini selalu diperingati sebagai Bastille Day.
Paman Sam punya penjara Alcatraz. Terletak di tengah teluk San Fransisco menghadap ganasnya ombak Pasifik. Para pesakitan hanya dihibur oleh camar laut yang sombong, sesombong para sipirnya. Setidaknya tercatat seorang gembong narkotik sekelas Al Capone bertekuk lutut disana dan mati dalam derita siphilis yang menyiksa. Selain itu Amerika masih punya teluk Guantanamo sebagai neraka alternatif yang terletak di laut Karibia. Penjara ini tersohor sebagai tempat para tawanan perang Panama dan Kuba. Konon sekarang pesakitan Al Qaeda dan Taliban menunggu maut disana dengan rangkaian vandalisme yang melampaui akal sehat.
Beberapa tulisan tokoh Ikhwanul Muslimun juga mengisahkan buruknya penjara Liman Turrah, dimana mereka dipenjara oleh Rezim Abdul Nasser setelah makar yang gagal. Di dalam sel, mereka mengisi hari-hari dengan bergaul bersama anjing-anjing tahanan. Sedangkan di negeri 1001 malam, Saddam Husein memiliki Penjara Abu Ghuraib untuk memberi pelajaran sadis bagi lawan politiknya. Yang berkesempatan masuk kesana, biasanya akan keluar dalam kemasan peti jenazah.
Namun ada sebuah paradoks tentang penjara pada sebuah negeri. Konon di negeri itu penjara telah dipenuhi para bajingan. Di negeri itu penjara adalah pasar narkoba. Orang-orang beken dikurung dalam ruangan fasilitas bintang lima. Di negeri itu tahanan bisa keluar penjara, lalu plesiran kemana-mana. Di negeri itu penjara terkadang menjadi lahan cari duit sipir-sipirnya. Tukar-menukar alias joki tahanan adalah hal biasa. Itulah penjara di negeri yang sulit dipercaya. Para penegak hukumnya saling bersengketa. Aparatnya terkadang bertindak semena-mena.
Di sebuah koran, tampillah wajah koruptor yang (seharusnya) dipenjara. Kemarin ia melacong ke manca negara. Berfoto, berjalan-jalan, berpesiar, berbelanja dengan anak bininya. Di foto itu ia pakai kolor saja dan bertelanjang dada. Senyumnya menyeringai seolah-olah mengejek kita semua dan berkata “Ayo Masuk Penjara”.
gambar penjara bastille saat revolusi perancis diambil dari providingnews.com
Jadi kepengen masuk penjara kalau faktanya seperti Gayus. Beberapa malah bisa kreatif (menulis buku) ketika dalam penjara. Tapi semoga kita bisa memanfaatkan waktu di luar penjara dengan baik ^_^
sama-sama Bang… insyaAllah
sekeren apapun suasana penjara
kita pilih diluarnya ajah
salam sukses..
sedj
Kalo penjaranya orang kaya apalagi para koruptor tentu semua pada pingin masuk tapi saya enggak
,
tapi kalo penjaranya maling ayam atau maling semangka tentu pada kabur semua.
(Maaf) izin mengamankan KEEMPAX dulu. Boleh, kan?!
Saya tetep pilih di luar penjara saja.
banyak pejuang yg berjuang meski berada di balik penjara
mereka orang2 berkualitas
Lama tak ngeblog nih saya
iya..benar sekali kata mas achoey.
banyak juga para pejuang yang semasa hidupnya menjadi kurang begitu menyenangkan dan banyak juga para orang-orang yang hidupnya serba berlebihan dan mereka tidak begitu mengerti dan menghargai hasil kerja keras para pejuang.
prosperous and successful greeting always
GOOD NEWS!!!
A Fast Growing National English Language Consultant is hunting for :
1. ENGLISH TUTORS
Qualifications:
1. Competent, experienced, or fresh graduate
2. Proficient in English both spoken & written
3. Friendly, Communicative, & Creative
Placement :
=> Batam – Balikpapan – Samarinda – Makassar – Pekanbaru – Medan
Send you resume to : easyspeak.hunting@gmail.com as soon as possible.
Visit http://www.easyspeak.co.id for further information.
2. COURSE ADVISOR (MARKETING)
Qualifications:
1. Communicative, Persuasive, Creative
2. Having Experience
3. Able to work full time
Placement :
=> Batam – Balikpapan – Samarinda – Makassar – Pekanbaru – Medan
Send you resume to : easyspeak.hunting@gmail.com as soon as possible.
Visit http://www.easyspeak.co.id for further information.
3. STAF ADMIN
KUALIFIKASI DAN PERSYARATAN
Bisa computer ( Msoft word dan exel )
Bisa bahasa inggris ( pasif )
Friendly personality
Communicative and creative
Bisa bekerja full day
EMPLOYMENT BENEFITS
Berpenghasilan menarik
Pegawai tetap
career
Mendapat tunjangan JAMSOSTEK
Kirim lamaran anda ke
Jl. HOs Cokroaminoto No. 66 Block b, c, d Denpasar Bali
Telp: 0361-422335
Atau kirim ke
easyspeak.recruitment@gmail.com
4. FRONT OFFICER
KUALIFIKASI DAN PERSYARATAN
Bisa computer ( Msoft word dan exel )
Bisa bahasa inggris ( pasif )
Berpenampilan menarik
Friendly personality
Communicative and creative
Bisa bekerja full day
EMPLOYMENT BENEFITS
Berpenghasilan menarik
Pegawai tetap
career
Mendapat tunjangan JAMSOSTEK
Kirim lamaran anda ke
Gedung Graha Pena Lt. 5 Sute 510
Jl. Raya Batam Centre
telp: (0778) 460785
Batam
dan
Jl. HOs Cokroaminoto No. 66 Block b, c, d Denpasar Bali
Telp: 0361-422335
Denpasar – Bali
Atau kirim ke
easyspeak.recruitment@gmail.com
tokh segala nya serba mudah mas ya walau di penjara sekalipun, bahkan sepertinya lebih nikmat
banyak cerita ttg orang2 hebat yg malah membuat prestasi ketika berada didalam penjara
tapi jika seperti gayus..
nggak mau Pak
Salam
berbagai fenomena tentang penjara, walaupun beberapa ulama banyak yang berprestasi di penjara, kayaknya gayus semakin berprestasi juga dalam hal suap menyuap >_<
Melihat berita di televisi, buat org2 elite yg masuk penjara, mereka seakan tinggal di hotel berkelas, full dg fasilitas. Jd, kenyamanan selalu ada,tak seperti “penjara” yg memang dikhususkan pada u/rakyat kecil.
Hukum kadang masih berpihak pada individu atau kelompok tertentu.
yup begitulah kondisinya Sob
oleh karenanya di akhirat kelak
Allah akan memberi perlindungan pada hakim yang adil, penegak hukum yang adil
salam sukses..
sedj
Beginilah penjara indonesia, tak punya duit seperti ustadz abu bakar basyir, artinya tinggal di dalam penjara dgn segala kesulitannya
kalau punya duit seperti gayus, bisa berpergian ke LN, atau juga seperti bandar narkoba masih bisa mengatur bisnisnya didalam penjara
penjara adalah tempat terindah (di Indonesia bagi koruptor).
ada istilah menarik dikalangan aktifis mahasiswa dulu : kalo belum masuk penjara atau kena pentungan aparat karena aksi ya belum bener2 jadi aktifis sejati.. dan sebaliknya kalo korupsi lalu masuk penjara ya belum jadi koruptor sejati
Wah kalau koruptor masuk penjara semua pasti engga cukup kan sudah over limit semua kapasitasnya, mungkin lebih baik di kirim ke suatu pulau agar bertahan hidup hehehehe
karena penjara penuh, maka proses hukum kita tak begitu lancar ya kang.. hehehe,,,,
salam
sedj
Penjara jaman sekarang udah bukan “mengembalikan cara berfikir” narapidana nya. tapi udah menyiksa.
Nggak kang, sehebat apapun hikmah yang bisa dipetik dalam penjara saya akan tetap tidak mau masuk penjara
setuju dg pa aldy, jgn lah dipenjara….tidak setuju dgn om sedj, mensejajarkan tokoh ‘berkelas’ nurdin deng pram, buya, dan khomeini
*selamat pagi
mama tolong kirimin papa pulsa. papa lagi di penjara :p
bener-bener orang pilihan, namanya saja didahului nabi, …..
Klo sekarang sih orang masuk penjara pada males, buktinya banyak praktik sogok-menyogok seperti Gayus yang terungkap….
kalo penjara dalam gambaran pertama berkesan menyeramkan, tapi ketika penjara di negeri ini seperti hotel dengan fasilitas lengkap dan bisa pelesiran, orang gak bakal takut dan kapok masuk penjara ya mas
itulah ironisnya potret supremasi hukum di negeri ini, mas sedj. pesakitan pun ternyata bisa kencing di mana2, bahkan aparat pun bisa dikadali dan dikencingi. piye jal?
Penjara bisa menjadi inspirasi bagi orang2 tertentu yang mampu menghasilkan karya2 hebat. Namun bagi orang yang memandang penjara sebagai sesuatu yang mengerikan, mereka menjadikan penjara sebagai sesuatu yang dapat dibeli dengan uang meski dengan cara menyogok sekalipun
meski penjara bisa menjadi inspirasi
banyak orang memilih diluar penjara
tetapi ketika penjara bisa disulap menjadi surga
hukum diperjualbelikan seenaknya
menjadi gambaran buruk bagi sejarah negeri kita
salam sukses..
sedj
Cerita yang sangat menakjubkan dari negeri flamboyan itu, orang yang dipenjara bisa piknik ke mana mana, yang tidak saja gak bisa loh…
Kasian gak punya duit…
mungkin negeri ini butuh di lulu lantakkan dulu mas, orang-orang durjana biar mati sekalian. sehingga diganti dengan generasi baru yang lebih bersih….. yuk terus berbagi energi kebaikan
saya ogah Pak,,
mau kayak gimana luxnya penjara di negeri dongeng itu,, ga niat berkunjung kesana,,
Dulu sering dikatakan penjara = Hotel Prodeo, sekarang penjara = Hotel, begitu saja ya Mas …
Semua penjara bikin orang kapok dan tidak betah. Buktinya, yang di dalam penjara berusaha untuk keluar dan jalan-jalan.
Boleh juga masuk penjara, tapi penjara yang tidak bikin kapok… terpenjara oleh cinta!
“Ayo masuk penjara..” wah judulnya seperti slogan “Ayo Sekolah”…:)
“ayo bayar pajak”
lalu petugas pajaknya korupsi
akhirnya masuk penjara
“ayo masuk penjara”
hehehe..
sedj
Wah..
susah, y, Om..
sekarang aparat jualan citra..
citranya “Hukum ditegakkan, penjahat dipenjara”
Yang disulap adalah penjaranya..
Mang susah kalo orang culas jadi PENJAHAT..
Palagi kalo dah berKOMPLOT..
widihhhh…
penjara yang terakhir to berada di negara yang kaya raya ya sob cm jd miskin gara2 korupsi……. namanya negara apa ya?…..xixixixixixixi
wahai para pejabat yg mudah disuap……..kapan kamu mampus?????????
Lugas dan mengena. Ya, penjara di negri ini betul2 memprihatinkan. Salah satu penyebabnya ya karena pengelolanya malah memanfaatkan itu tuk sarana memperkaya diri. Jadilah yang dipenjara bisa bebas berkelana.
Sungguh ironis..
Tulissan yang inspiratif…terimakasih kawan. salam sukses
Karena itu, saya bertanya pada teman saya “kok kamu mau sih jadi sipir”?
Eh, dia senyum aja
jadi ngeri nih Kang tau penjara di luar negeri.. tapi kalau di negeri kita ndiri kok malah enak ya yang dipenjara?
Asal banyak uang, penjara malah bisa menjadi surga bagi yang ada di dalamnya. Karena dalam penjara orang tetap bisa bebas mau berbuat apa dan pergi kemana saja.
Kan sudah ada contohnya…
Yang tak punya uang banyak, jangan berharap masuk penjara.
saya memilih di luar aja lebih enak bernafas dengan lega hee … walaupun harus cari makan sendiri .. kalau di penjara kan makan gratis …
ayo masuk penjara…karena penjara di indonesia “enak” sekali (bagi yang berduit
)
hehe kalau begitu bawa duit banyak dech,lalu masuk penjara
soalnya punya duit banyak diluar penjara juga bisa dijambret,copet,dibegal si kucing berseragam
tapi saya tetap ga mau kok dipenjara! meski di penjara fasilitasnya bintang 5!
Salam Gowes
Andai aku jadi Gayus, aku kapooooook
Maap izin mencoret dikunjungan perdana nih kang
Salam Gowes Humberqu
sukses ikut kontesnya. saya ikut enggak ya?
masuk penjara kan enak mas..
dikasi makan seragam ehehe
What’s upblog post}. It was {inspiring
good read,you might have some bug on your header