Dasrun, Lunasi atau Pergi!
71Januari 31, 2011 oleh sedjatee
Sejak jumat sore gak ketemu internet, senin pagi ini agenda pertama di kantor adalah menjelajah jagad maya. Komputer on, internet terkoneksi. Pagi ini, kalimat-kalimat dari Kang Lozz Akbar, Kang Ade Truna dan Bunda Mahes membuatku langsung lemas lunglai. Kepalaku tiba-tiba dipenuhi uban. Ya Tuhan.. Dasrun telah sampai ke tempatku…
Sobat Blogger.., petualangan tokoh kita ini rasanya tak mungkin kita lewatkan. Dasrun memulai kisahnya sebagai pembersih toilet di kantor Adverthiya. Hari indahnya lenyap, uang gajian pertamanya dicopet oleh Masbro. Lalu Dasrun terbingung dalam dilema, haruskah ia membuka kisah biru Kang Lozz Akbar? Ah tidak. Tiba-tiba Dasrun terinspirasi oleh Mbak Titik, dan mencoba menjadi penulis. Kolaborasinya dengan Pendar Bintang menjadikan Dasrun terkenal. Dalam keterkenalannya itu, Dasrun jatuh cinta kepada Bunda Mahes, bahkan memberi kuliah pada Kang Ade Truna.
–$–
Tuhan memiliki banyak cara untuk menolong kita. Dasrun merasakan kebesaran itu. Seseorang yang memberinya amplop di masjid tadi seakan malaikat dari langit yang diutus Tuhan untuk menolong Dasrun. Setelah beberapa hari dirawat, Rama kini membaik, dan Dasrun ingin membawa anaknya pulang. Ia segera ke pelataran rumah sakit. “Antar sampai Gang Mancur, berapa ongkosnya, Kang?” tanya Dasrun pada tukang bajaj yang lagi mangkal.
Belum sempat tawar menawar antara Dasrun dan Tukang Bajaj selesai, dari pelataran rumah sakit terdengar alarm mobil menjerit nyaring. Lalu, “Maling.. Maling..” teriak satpam sambil menunjuk lelaki besar yang sedang kabur keluar jalan.
Jalanan lengang. Maklum masih pagi. Naluri kepahlawanan Dasrun menggelegak. Bersama satpam dan tukang bajaj, Dasrun mengejar maling kesiangan itu. Kejar-mengejar itu kini makin dekat. Jarak Dasrun dengan maling itu hanya tinggal dua langkah lagi. Tiba maling membalikkan badan sambil menghunus belati. Dasrun yang tanpa senjata bersiap-siap menyusun strategi. Lalu duel dua jawara itu tergelar dengan seru. Setelah 10 ronde yang menegangkan, Tukang Bajaj yang bertindak sebagai wasit akhirnya menghentikan pertarungan. Dasrun berhasil meringkus bajingan itu. Sebuah tas berisi benda-benda berharga segera diambil alih untuk dikembalikan kepada pemiliknya.
Di parkiran itu, Dasrun dielu-elukan bagai pahlawan kesiangan, padahal hari belum begitu siang. Dasrun melihat sebuah sedan mewah yang pecah kaca belakangnya. Maling itu memecah kaca untuk mengambil barang-barang di dalam mobil itu. Seorang satpam mendekati Dasrun, lalu“Pak.. mari ke ruang direktur, Bapak ditunggu disana”. Tetapi Dasrun menolak. “Sudahlah, sampeyan saja yang mengembalikan ini pada pemiliknya” jawab Dasrun sambil menyerahkan tas lengkap dengan isinya.
Akhirnya Dasrun mau juga ke ruangan Direktur Rumah Sakit. Betapa kikuknya Dasrun ketika Direktur sendiri yang membuka pintu ruangannya. Dan makin terkejutlah Dasrun ketika tahu siapa yang ada di ruangan itu. Pemilik sedan yang diselamatkan dari kehilangan barang berharga itu adalah idolanya. Ia tak lain adalah Tuyul Arwana.
“Weee lha dalah… untung ada sampeyan.. sini, sini… monggo” ucap presenter Empat Mantra itu. “Sampeyan ini siapa? sudah berapa lama jadi juara tinju nasional?”
Dengan malu-malu Dasrun berkata lirih “nama saya Dasrun”
“Siapa? Sudrun saudaranya Wonokirun? Wah… penggemar ludruk ya. Pasti kenal sama Dargombez ”
“Bukan. Saya Dasrun”
“Ooo… Dasrun yang terkenal sebagai penulis di internet itu ya?” jawab Tuyul takjub bukan kepalang.
“Bukan begitu Mas Tuyul, kerjaan saya cuma petugas kebersihan toilet” jawab Dasrun polos.
Setelah berbasa-basi dan saling cerita ngalor ngidul, akhirnya Tuyul berhasil memaksa Dasrun untuk menerima tawarannya: mengantar Dasrun, Iyha dan Rama pulang ke Gang Mancur. Setelah melalui jalanan yang macet, sampailah rombongan itu di gang Mancur yang kumuh dan bising itu. Saat Dasrun hendak melangkah keluar dari kabin Camry seri terbaru itu, suara Tuyul kembali menghentaknya.
“Mas Dasrun, ini kartu nama saya. Datanglah ke kantor saya. Ada pekerjaan yang bisa Mas Dasrun kerjakan di kantor saya. Soal gaji, ya.. lumayanlah. Nanti kita bicarakan.”
Dasrun tak bisa berkata-kata mendengar tawaran yang begitu menyenangkan.
“oh ya… ini sedikit rejeki buat Mas Dasrun. Anggaplah ini sebagai ungkapan persaudaraan karena Mas Dasrun telah menolong saya” ucap Tuyul sambil menyerahkan segepok duit ke tangan Dasrun yang masih ternganga.
Sedan camry dan tokoh idola itu telah berlalu pergi meninggalkan kenangan dan harapan di dada Dasrun. “Bayangkan Iyha, mas Tuyul meminta aku bekerja di tempatnya. Udah gitu, dia memberi ini nih… uang Iyha.. empat juta Iyha… masih baru semua. Lihat ini Iyha… hehehe…” ucap Dasrun seperti ikan mabok.
“Lho bukannya tadi sudah dipake buat bayar rumah sakit” ucap istrinya tak kalah bingung
“Rumah sakit lunas, utang di warung lunas, bukankah kemarin saweran dari kawan-kawan blogger dan yang dari malaikat di masjid tadi sudah cukup melunasi semuanya? Hehehe” kata Dasrun
“Kalo gitu ini yang empat juta bisa kita tabung ya Kang” jawab istrinya
“Yak. Yang pasti ini bakal beli gitar, lalu buat ngajak Rama jalan-jalan ke pasar malam. Sisanya ditabung”
Belum selesai suami-isteri itu membangun mimpi, tiba-tiba seseorang telah berada di ambang pintu kontrakan Dasrun. Sosok ini tak lain adalah Mpok Minah. Perempuan sangar bertubuh gemuk ini dikenal galak dan tanpa kompromi. Kini ia telah berkacak pinggang di pintu kontrakan Dasrun. Wajahnya tak ramah menyimpan sejuta kekesalan yang memuncak. Dengan suara menggelegar, kalimat demi kalimat meluncur mulus dari bibir wanita gemuk tadi, hingga terdengar menggema sampai ujung kampung.
“Dasruuuuunnn… sudah delapan bulan kalian belum bayar kontrakan..! Lunasi sekarang juga atau saya laporkan ke Pak Gubernur. Pokoknya harus lunas hari ini. EMPAT JUTA RUPIAH , titik..”
Lalu perempuan gemuk berwajah sangar itu membanting pintu, dan pergi.
–$–
Sobat.. belum usai kisah Dasrun untuk kita ikuti. Saya telah kehabisan inspirasi. Rasanya lebih pantas bila Kang Ian Abu Handzhalah meneruskan kisah Dasrun selanjutnya.
Buat Kang Ian… silakan dilanjut. Terima kasih.

hahahaha.. ceritanya makin seru nih! silakan dilanjoooot kang Ian!
[...] – Lozz Akbar – Saya – Pendar Bintang – Bunda Mahess – Ade Truna – sedjatee – kang [...]
ya kan, dugaanku benar, byk kejutan menimpa dasrun….terima kasih kang.
ambil nomor dulu ya..
nanti selesai baca baru komen..
hehe…
oalaaahhhhh dasrunnnn…. nuggak koq dsampai 8 bulan……… klo q yg punya rumah wes ta jiwet hahahahahahahahaha……
Salam persahabatan dr MENONE
Kalau di Bali Mpok Mina itu buka warung namanya “Warung Mina” terkenal lho..malahan yg dikawasan lebigan yang datengin bule2, heeee
Kehidupan emang kek gitu…selalu aja ada masalah, masalah satu selesai timbul masalah lain..semoga Dasrun bisa selalu bijak menyikapinya
Saya suka ini Mas Djatee….
Hadew aku ketangkep AKI
Lama neh saya gak bersinggah disini..
kangen ama kawand-kawand blogger..
gmn pny kbar??
SALAM BERKAWAND
selalu ada kisah mengejutkan di setiap tulisan, juga di jalur yang berbeda. Ayo Kang Ian, berikan sentuhan yang cukup dalam di kisah Sudruh oh maksud saya Dasrun.
ohh jadi begitu toh….dasruun…dasruun
Ketiban sampur juga ya untuk melanjutkan kisah dasrun..ntar dibuat bukunya aja he….
wah masbro tega bener sampai mencopetnya..
insya’allah saya pinjemin 4 juta buat ngelunasi
maen keumah saya Om sudrun eh kliru Om dasrun maksudnya
wahh keren…
cerbung beda penulisnya ya,
keren Om Sejati…
boleh juga nanti disambung ceritanya Kang
ntar biar kang Ian ngirim tugasnya kesitu
hehehe…
sedj
mudah2an cerita selanjutnya: Dasrun menonjok Mpok Minah yang galak!
wakaka.. haduh kebagian juga..entar lah PR dulu yee
Suka banget dengan kisah Dasrun edisi kali ini. Menghentak dan tiba-tiba meski masih terlalu terburu-buru. Sedangkan kisah Dasrun lainnya. Aseli gak tahu! Gak ngikutin soalnya. Selamat deh buat yang nerusin ^_^
iyaaa dasrun kemana2 ceritanya
lanjut baca dulu ah
Delapan bulan belum bayar kontrakan, Dasrun…sampeyan kok seperti aku sih?
Nasib Dasrun lagi melejit
walah, walah, petualangan si dasrun ndak ada habis-habisnya. Ntar, ntar, biarkan saya membacanya dulu…
sepertinya masih akan terus berlanjut ya…
waah seru banget Pak
semoga di edisi Kang Ian..jadi makin seru
kira2 Dasrun diberi kerjaan apa ya
hehehe
mari kita tunggu sentuhan Kang Ian
apakah Dasrun terima kerja sama Tuyul?
ataukah Dasrun bertarung melawan Mpok Minah?
atau ada kejutan lain versi Kang Ian
salam sukses..
wah makin seru aje nh .tapi aku bingung om soalnya episodenya bercabang dan kesana kemari hee tpi keren…
Wah asik versi Mas ini…
Saya akan ikuti terus ceritanya dari kang ian
Ceritanya semakin seru saja …
saya tunggu ceritanya …
Ceritanya asyiik Kang…, untung ada Tuyul Arwana ya …
Selamat dilanjut untuk yang ketiban tongkat estafet …
Salam sukses
whahahahah..
saya newbie nih di blog, dan pas pertama baca postingan ini, saya langsung jatuh cinta,
buat mas sedjati, selamat.. Anda punya fans baru, yaitu saya..
Dasrun begitu populer sampai tuyul arwana pun menawarkan pekerjaan. Peluang emas bagi dasrun agar tak melewatkannya begitu saja
kisah biru..?? wah Kang Sedjatee ngawur, aku bukan bosnya Dsrun loh…hehehe..
Apik Kang… aku ampek gulung koming baca kalau Direktur RS itu namanya Tuyul Arwana hahahahaha
Hahaha… Tuyul Arwananya berambut cepak apa nggak ya??
Nungguin Ian dulu, diapain duitnya
hmmm …. sedikit gambaran tentang potret sosial di tengah2 masyarakat kita, mas sedj. ada banyak karakter manusia yang bermain. tokoh dasrun agaknya selalu saja ndak pernah bisa menikmati keberuntungan hidup hingga bener2 full dan nyaman. kisah inspiratif, mas sedj. salam kreatif.
Ditunggu kisah Dasrun selanjutnya …
seru seru,,,
bikin tambah penasaran…
Sugeng menyukai ini
**karo ngetungi jempol loro
Wah si dasrun sekarang sudah jalan kemana-mana, tapi sayang aku gak terlalu kenal dengan si dasrun. Apa dasrun itu teman nya Iyha ta ???
Salam hangat serta jabat erta selalu dari Tabanan
cobaan tak henti mendera dasrun, tp itu akan membuatnya smakin kuat menjalani hidup ya mas…
salam kenal…
tuker link ??
wah ketinggalan dasrun nih
waktu lenggang coba mampir ke dasrun
Dasar Dasrun, ceritanya dinanti nih kelanjutannya ya
Ini settingnya di kota mana ya… ?
di seputar Semarang kali…
Dasruuuunnn….. dasruuun…..
Keknya Dasrun nggak boleh ikutan nyantai sambil nonten tenis atau olah raga apalah…
Blog to blog, Dasrun sepertinya bakal jadi selebblogger nih, semakin menarik untuk di ikuti, hihi,,
dasrun??? nama yang aneh
Hihihi.. nama Tuyul Arwana sukses bikin saya mesam mesem. Wuih, kejutan demi kejutan saya temui di cerita Dasrun yang terus mengalir. Semuanya punya karakter sendiri2. Seperti di cerita ini, jempol..!!
makin seru aja nih kisah si dasrun..:D
wah keren euy… 1 tokoh banyak dalang
dasrun… dasrun…
bener2 deh dasrun bikin heboh di dunia persilatan blogger hehehe
[...] Cerbung Dasrun yang dimulai dari judul: 1. nyambung terussssssss… 2. Dasrun Dan Lagu Terakhir 3. Apa Yang Kamu Lakukan Dasrun…? 4. Dasrun dan Cerita Mini Berhikmah, 5. Dasrun menjadi terkenal!, 6. Dasrun Jatuh Cinta (lagi), 7. Dasrun Kuliah (Tujuh Menit) 8. Dasrun, Lunasi atau Pergi!, [...]
lha kok belum habis – macet ya
Wow… ini bisa menjadi rekor MURI untuk cerita bersambung terpanjang…
Salam Takzim
hahaha kalau keluar dari jemari akang ini pasti berbeda dengan yang lain, karena disini dasrun tampak lebih menjadi pria Sedjatee
Salam Takzim Batavusqu
[...] Wien, Teras Info, Kang Ian, udienroy, Alwi, Advertyha, Situs Online, giewahyudi, Pakde NH18, Setjatee, newblogcamp, riez, dan Mbah [...]
haduhhhh kalo bikin sinetron dah mantap ini, bisa kejar tayang tiap hari, coz penulis na banyak, gak bakalan kehabisan ide,, cinta fitri bekalan kalah nh …
lanjut mas ..
hahahah…baca kisah dasrun disini lucuu, bisa aja kang sedjatee membangun cerita ini menjadi menarik dan penuh konflik lagi…lanjuuut
wah baru mulai ngikuti nie kisah dasrun
inspirasi dari mana kang?
daftarin d jadi FTV bersambung aj kang
salam kenal
jan…jempol aku cuma 4 kang sedjatee…kalo ada lebih,ane stempel disini semua deh nih jempol…:))
hari pertama baca,langsung penasaran,di subcribe langsung aja ach…
Salam kenal ^_^
kasihan dasrun dapat rejeki 4 juta, dikira sudah lunas semua hutang, ternyata….. belum bayar kontrakan
mas Sedjatee,,, aku cinta cerita inih,,, wuih,,manstabbb, keren,, dan tak terduga,,,
sip..sip.. *mau jempol berapa mas??* hehehhee…..
MarKiTu – Mari Kita Tunggu cerita selanjutnya di rumah kang ian, monggo dilanjut kang, bikin yang lebih maknyus lho,.,, hehehe…
Makasih banyak ya mas Djatee, dah mau repot2 nyambungin cerita si Dasrun, semoga Tuyul Arwana menghadiahimu uang segepok, hehehe…
salam sahabat mas, lewat Dasrun moga persahabatan kita makin erat…
wah… tuyul arwana memberikan uang yang cukup buat dasrun.. cukup buat bayar kontrakan…
hehehehe..akhirnya nama Mas empat mata itu dicatutu juga, meski agak diplesetkan. tp, boleh jg idenya Mas..
Seru, seru..!!!!
ya udah, dibayar aja. kan masih ada tuh sisa 4juta ditangan dasrun. salam kenal ya..dari penulis dasrun part V di jalur 1
wah wah, cerpen ber-estapet? keren juga mas
Kang Ian siap menerima tongkat selanjutnya? hehe
Oh….,dasrun, kemanapun aku pergi kenapa harus selalu za dikau menghampiri.
[...] 4 oleh pendar bintang, scene 5 oleh bunda mahes, scene 6 oleh bro ade truna, scene 7 oleh bro sedjatee. Episode 3 yang digawangi oleh Sist Usagi – Izkia - NH18 – Trainer - Sist Cho - Mbak [...]
Keren abiss. Kisah long march-nya Dasrun baca-baca dulu yaa..
hemm..dasrun…
samapi dimana kisah ini ujungnya yaa..
[...] ini berasal dari halaman ini http://sedjatee.wordpress.com/2011/01/31/dasrun-lunasi-atau-pergi/. Klik untuk mengunjungi blog dan mengirimkan komentar. This entry was posted in Cerbung and [...]
[...] Sedjatee : Dasrun ketemu Sang Penyelamat di Dasrun, Lunasi atau Pergi.. [...]
[...] Mahes, bahkan memberi kuliah pada Kang Ade Truna. Sehabis ngeringkus Penjahat sepulang dari RS, Mas Sedjati ngasih 4 juta buat Dasrun. [...]
Dasrun mesti ngelunasi biar gak pergi..
wah maaf baru berkunjung nih…. hehehe