Senandung Penghujan

Tinggalkan komentar

Maret 24, 2009 oleh sedjatee

200236712-001
Penghujan telah datang lagi, Kang…
Menumbuhkan harap yang mengering disapu kemarau
Angin dingin menyusup ke bilik
Membekukan rindu yang lama teronggok di dasar hati

Terngiang pesanmu saat kau pergi, Kang…
Membawa sebaris derita yang kusisipkan di saku jubahmu
Hanya debu lusuh yang menemani langkahmu
Menapaki jalan gelap yang tak ada ujung pangkalnya

Entah berapa putaran musim berganti
Tak juga datang derap sepatu tua yang kau kenakan
Hanya mata air cinta yang menetes di penghujung harapan
Menyulam benang angan yang tak jelas bentuknya
Aku kangen, Kang…
Tapi hanya jerit perihmu yang terdengar lirih dalam mimpi

Setumpuk padi kini hanya tinggal jerami
Bahkan lalat pun telah lama pergi dari periuk kita
Kuharap mimpiku bukanlah di batas sia-sia
Masih ada angin yang akan membawa belulangmu kembali
Riuhnya malam mengiris kekuatanku
Memanjangkan gores rindu dari tinta air mata

Ilalang di halaman semakin tinggi, Kang…
Karena hanya serangga yang menyapa mereka
Kuyakin tanganmu akan menyibaknya lagi
Mengukir segaris senyum pada dinding yang selalu pilu
Lekas pulang ya Kang…
Akan kusambut hadirmu dengan tabur bintang dan selendang pelangi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: