Karena Mereka Pemberani

4

Juni 22, 2009 oleh sedjatee

erdogan
Bila ada seseorang yang didepan Ban Ki Moon berani mengatakan kepada Simon Peres “Israel adalah negara yang lebih daripada sekedar barbar”, maka ia adalah pemberani. Jika di akhir pidatonya ia kemudian berkata lagi kepada Peres, “Anda pembunuh” maka ia benar-benar seorang pemberani.

Pemberani itu adalah Recep Tayyib Erdogan, Perdana Menteri Republik Turki, orang yang pernah dipenjara oleh rezim sekuler Turki karena dianggap mengkhianati sekulerisme. Erdogan sesungguhnya adalah seorang muslim reformis yang tegas. Ia adalah mantan walikota Istanbul yang dicintai rakyatnya. Ia memimpin Turki setelah mengalahkan Partai Republik, sebuah partai ultra-nasionalis, Kemalist, ultra-sekuleris, sekaligus Islamophobis dalam pemilu tahun 2003 dan 2005. Partai Refah (kini partai Keadilan dan Pembangunan) yang dipimpinnya menjadi mayoritas di parlemen.

Erdogan kharismatik, relijius dan dicintai rakyatnya. Ia melegalkan penggunaan hijab yang telah berpuluh tahun dilarang di Turki, meski kemudian Mahkamah Uni Eropa mementahkannya. Menjelang pemilu 2007, sempat terbersit ide untuk men-capres-kan Erdogan. Reaksinya bisa ditebak, kelompok sekuleris yang didukung barat melontarkan resistensi, khawatir Erdogan akan menghapus sekulerisme.

Erdogan dengan elegan menyatakan tak maju dalam pilpres. Ia belajar dari Necmettin Erbakan, orang shalih pemberani yang dikudeta oleh militer dari jabatan PM Turki karena menentang sekulerisme. Meski Erbakan memenangi pemilu dengan fair, ia dimakzulkan oleh tangan militer yang didukung barat. Ia dikup.

Kini seorang pemberani yang lain muncul pada momentum yang berbeda. Di depan Ban Ki Moon, ia menuding Israel sebagai “rezim rasis paling keji dan represif”. Ia juga pernah dengan lantang menasehati George W Bush dalam pidatonya yang fenomenal. Ia pernah menggugat ketidakadilan PBB yang melarang penggunaan nuklir untuk kepentingan positif di negaranya, sementara PBB membiarkan negara lain membangun nuklir untuk mengagresi negara lain.

AhmadinejadDoktor Sains bidang transportasi yang taat dan bersahaja itu pernah menjadi walikota Teheran untuk mengatasi problem lalu lintas kota paling parah kemacetannya di dunia, dan ia berhasil. Rakyat yang mencintainya mendorongnya ke pilpres, kemudian ia mengalahkan dua dedengkot Iran yang menjadi rivalnya, Mehdi Karoubi dan Hashemi Rafsanjani.

Sebagai presiden ia tetap tampil dengan sepatu lusuh dan jas warna krem yang itu-itu saja. Tetapi dunia memandang takjub kepadanya, setidaknya pada dua hal istimewa dari dirinya: kesederhanaan dan keberanian. Kini siapa tak mengenal Ahmadinejad, sosok yang membuat Amerika dan sekutunya menjadi semakin benci kepada Iran. Ia tak melakukan hal yang tercela, ia hanya terlalu berani mengatakan tentang teroris yang sebenarnya, tentang ketidakadilan dan penindasan, serta tentang kesetaraan bangsa-bangsa untuk maju dan berkembang.

Ahmadinejad kini memenangi pilpres keduanya. Pihak yang tak senang (baca: AS, sekutu dan bonekanya, terutama yang bernama Ban Ki Moon) menciptakan opini media seolah telah terjadi kecurangan dalam pemilu.

Kini ingatan dunia kembali ke kisah para pemberani. Erbakan yang memenangi pemilu secara fair, didongkel oleh rezim militer yang melestarikan sekulerisme. Daniel Ortega yang dianggap terlalu kiri dan terlalu maju dalam demokrasi, direkayasa untuk akhirnya kalah secara mengejutkan oleh Chamorro yang dianggap jinak untuk memimpin Nikaragua. Juga upaya pejungkalan Hugo Chavez dari kursi nomor satu Venezuela, karena sang jenderal terang-terangan mendeklarasikan diri sebagai sosialis dan memboikot Amerika. Atau kebencian Paman Sam pada Evo Morales yang menyatakan anti kapitalis liberal dan anti investasi asing bagi Bolivia.

Garis hidup pemberani tidaklah selalu indah, bahkan acapkali dituliskan buram oleh sejarah. Mereka lebih sering dilabeli predikat musuh daripada pahlawan. Namun keagungan itu tidak menyurutkan semangat orang-orang hebat untuk tampil sebagai pemberani. Mereka hadir karena masih ada keculasan dan kelaliman dalam peradaban manusia.

Kini publik menunggu kelanjutan nasib Ahmadinejad. Dia belum bisa dikalahkan dengan gaya penjegalan Ortega. Namun lihatlah kini tangan-tangan musuh telah menebar kerusuhan di Teheran dan seantero Iran. Bisa jadi jurus penggulingan Erbakan akan dilancarkan kepadanya. Ahmadinejad tidak sendiri, Erdogan pun tengah mengalami situasi serupa.

Para pemberani telah menghapus kosakata gentar dari kalbu mereka. Keberanian bagi mereka adalah sebuah opsi, dan itu dipilih dengan menepikan probabilita untuk sekadar tunduk sebagai antek-antek asing. Mereka telah siap untuk menjadi apapun, asalkan suara hati itu terpekik pada nada yang benar. Itulah mengapa lembar-lembar catatan sejarah selalu menyediakan ruang untuk menuliskan nama mereka.

4 thoughts on “Karena Mereka Pemberani

  1. rahmad mengatakan:

    kalau di Indonesia ada nggak yang seperti ahmadinejad pak?

  2. sedjatee mengatakan:

    wah.. pemimpin beginian amat langka.. tapi berbanggalah sebuahh bangsa yang memiliki pemimpin pemberani.. hari ini kita dipimpin seorang yang dianggap peragu sekaligus melankolis, bukan tipikal yang diidamkan.. dan di pemilu ini terlihat satu capres dengan karakter pemberani, tetapi sepertinya dia tidak terlalu banyak diketahui oleh rakyat, namun sekali lagi harapan itu masih ada, lebih cepat lebih baik..

  3. rahmad mengatakan:

    haran itu masih ada???
    kelihatannya ini bukan kata2 capres pak???? tp parpol yg mendukung capres incumbent???
    kok dibapak menggabungkan harapan itu masih ada dgn lebih cpt lebih baik???
    selalu ada alasan kan pak??

  4. Jin Guerino mengatakan:

    Hi all , Evryone Must Check this http://VideoSwiper.org | VideoSwiper to Launch New Rival Pro Video Script,Hot off the press – VideoSwiper have announced the development of their own video script to rival scripts like clip bucket, clip share, vshare, social media, php motion and many others. This script is going to be bigger and better than all the scripts available online today and that’s a big statement to make we know but we can tell you now that when seriously putting our task force to work on developing this monster you can guarantee it’s going to be big. It’s free you must check it http://VideoSwiper.org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: