Selamat Bertugas

Arimbaka
Arimbaka

Republik Pringgodani telah selesai menggelar hajatan Pemilu (Pemilihan Lucu) dengan baik secara luber (lucu dan menghiboer) dan jurdul (hantjur dan amburadul). Hasilnya adalah sebagaimana yang diprediksi oleh lembaga paranormal dan ramalan pemilu yaitu Prabu Arimbaka merebut kursi Perdana Menteri dengan mengalahkan kandidat terkuat lainnya yaitu Bagong.

Mirip dengan kejadian di Indonesia, seremoni berikutnya yang ditunggu-tunggu adalah pelantikan Perdana Menteri terpilih oleh Majelis Permufakatan Wayang. Hadir dalam ritual lima tahunan itu para mantan narapraja, mantan perdana menteri serta tak ketinggalan perwakilan kerajaan sahabat yaitu dari Ngalengka dan Maespati. Meskipun sesepuh Pringgodani, Ki Lurah Togog selaku pemimpin sidang berkali-kali mengalami kekeliruan dalam berbicara, acara sidang paripurna dengan agenda tunggal pelantikan Perdana Menteri itu berjalan lancar, rileks namun tetap sakral. Prabu Arimbaka dengan lancar dan penuh percaya diri mengucapkan naskah sumpah jabatan. Dan seremoni itu ditutup dengan acara foto bersama para narapraja yang merasa jabatannya tidak akan diperpanjang oleh Sinuwun.

Perdana Menteri telah dilantik. Media massa Pringgodani segera menyulut berita hot tentang siapa-siapa yang bakal menduduki kursi narapraja mendampingi Sang Prabu. Isu-isu bermunculan. Konstelasi politik pasca pemilu berubah drastis dengan adanya alih kepemimpinan di tubuh Partai Gareng. Dibawah nahkoda barunya, Partai Gareng memutuskan untuk bergabung dalam pemerintahan Prabu Arimbaka meski mereka bertarung ketat di pemilu. Yang paling dinanti adalah keputusan petinggi Partai Punakawan untuk bergabung dalam koalisi besar atau tetap menjadi penyeimbang di parlemen.

Kalabendana
Kalabendana

Polemik seputar para calon narapraja akhirnya terjawab. Prabu Arimbaka mengumumkan nama-nama para pembantunya yang sebagian besar telah menjalani kontes cerdas cermat dan tes bebas penyakit. Seperti yang banyak diduga Arimba menjabat Menteri Dalam Selimut. Arimbi menjadi Menteri Perempuan Penjual Anak. Brajamusti menjadi Menteri Persenjataan. Brajalamatan menjadi Menteri Kelaparan. Brajadenta menjadi Menteri Kesakitan. Brajawikalpa menjadi Menteri Pencurian. Dan sosok paling tidak keren, Kalabendana menjadi Menteri Kesiangan.

Ada pro dan kontra menyikapi pengumuman susunan kabinet Pringgodani tersebut. Beberapa pengamat menyoroti masuknya beberapa wayang yang pada pemilu legislatif lalu tidak mendapat kursi alias tidak lagi dipilih rakyat wayang. Mereka adalah Brajamusti dan Brajalamatan, politikus kawakan yang tak meraih kursi parlemen. Salah satu yang juga disayangkan adalah tidak masuknya Prabakesa dalam kabinet. Banyak pendapat menyatakan tokoh bersih dan loyal ini tidak masuk kabinet karena dianggap bisa menyaingi karisma Prabu Arimbaka sendiri. Dan yang paling disorot adalah munculnya nama Brajadenta secara tiba-tiba sebagai menteri kesakitan. Brajadenta disebut-sebut pernah berjualan bibit penyakit dan merupakan pejabat yang dipesan oleh negara Ngalengka, sekutu Pringgodani dalam urusan penyakit.

Bagaimanapun, rakyat Pringgodani tetap berharap para pemimpin mereka dapat berbuat maksimal untuk kesejahteraan wayang. Negara para raksasa ini harus bisa maju sejajar dengan kemajuan bangsa lain, dan itulah amanah yang diemban oleh para pejabat negara. Selamat bertugas, semoga Republik Pringgodani bisa maju dan sejahtera. Setidaknya seperti Indonesia yang gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja.

Iklan

29 pemikiran pada “Selamat Bertugas

  1. pertamax : Ki Lurah Togog selaku pemimpin sidang berkali-kali mengalami kekeliruan dalam berbicara … wkwkwkwkkkkk 😆
    kacugak : Beberapa pengamat menyoroti masuknya beberapa wayang yang pada pemilu legislatif lalu tidak mendapat kursi alias tidak lagi dipilih rakyat wayang. … wkwkwkwkkkkk 😆
    Kateluux : Brajadenta secara tiba-tiba sebagai menteri kesakitan … wkwkwkwkkkkk 😆
    Kaopaaax : wkwkwkwkkkkk 😆 wkwkwkwkkkkk 😆 wkwkwkwkkkkk 😆 hua.ha.ha.ha

    aslie ngakak … negeri wayang penuh hiduran eh hiburan

    1. taekin dulu pangkatnya, ada uang segepok tak?…. dua gepok lebih bagus… tiga gepok lus banglus…. 😀

      “Setidaknya seperti Indonesia yang gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja.” —-> Opini berubah ketika saya nonton Buser dan acara sejenisnya…. Tanya Knp?….

  2. weitz, bener2 dah.
    btw, kang sedjatee kayaknya punya referensi wayang yang cukup banyak neeh. saya sudah lama tertarik sama wayang, namun ga th darimana memulai mempelajari wayang. terutama sekali saya tertarik pada kisah2 yang menurut saya sangat ‘berfalsafah’. misalnya tentang Bisma. juga kisah2 yang berbicara dari sisi lain. misalnya bahwa Rahwana sebenarnya bukanlah seorang penjahat meski dia adalah raksasa. dia hanya membela kaumnya.

    adakah kisah2 pewayangan yg lengkap, dan klo bisa beserta syarahnya, yang dijual di pasaran?

  3. Buat Brajadenta kita lihat bersama-sama apakah dalam 100 hari kedepan mampu menjalankan tugas2 nya… 🙂 Biasanya kalau dari awal sudah kontroversi maka ke depannya tak akan beres… (Bukannya berdoa jelek tapi kebanyakan seperti itu, mudah2an sih Brajadenta orang yg tepat mengisi jabatan itu) Amin

  4. Terlesap siapapun yang terpilih… pro kontrak pasti ada… Hi para menteri terpilih tunjukkan kinerja terbaikmu, capailah target-target program demi kesejahteraan rakyat…Ayooooooo…!!!!

    Salam Hangat

    1. Siapapun presiden atau menterinya.. yang penting para petaninya makmur, para pedagang pada untung, para karyawan swasta dan pnsnya pada makmur.. begitu kan mas Agoesman ???

  5. thanks buat rekan-rekan atas segala komeng yang bermanfaat
    buat kang cepot : semoga bisa jadi mantri, salam sukses…
    buat bung casrudi : prabakesa tetap menjadi warga yang baik…
    buat dreamhouse : referensi wayang? tanya mbah google aja…
    buat mas kanjeng : iya mas, banyak anak berbakat jadi ketua MPR…
    buat tuan hanhan : semoga pringgodani bisa semaju indonesia…
    buat pak goesman : menteri berprestasi, negeri tambah berseri…
    buat mas citromduro : siap-siap jadi kepala pulisi wayang ya…
    buat bung dangstar : semoga ada yang berubah dalam 100 hari…
    buat bang jasadh : ada salam buat anda dari bangsa pringgodani…

    salam sedjati

  6. Pringgodani, negeri seribu satu malam, yang membuat semangat menyala, tanpa ada paksaan tanpa ada larangan, bebas lepas, tertawa, tidur tanpa alarm, gaji tentukan sendiri, dari bmw sampai gazella, hilir mudik meriuhkan Pringgodani. Negeri antah berantah yang gemah rifah luh junawi

  7. Waduh ceritanya lucu mirip-mirip republik mimpi.. suatu ide yang cemerlang, mudah mudahan republik pringgondani bisa meniru republik amartapura yang presidenya terkenal sangat bijaksana yaitu haji yudhistira dharmakesuma, yang konon katanya masyarakatnya sangat makmur, aman, damai gemah ripah loh jinawi. Tapi apakah menteri pertahanan dan keamanan jendral Gatutkaca masih merangkap jabatan di pringgondani ya… gga apa2 lah kalo kesiwer nda masalah.
    Salam ngeblog dari om endang…

  8. Assalamu’alaikum,
    Saya mengucapkan terima kasih, atas kunjungan dan komentarnya di blog saya, selama saya tidak aktif ngeblog. InsyaAllah akan saya usahakan untuk bisa segera aktif ngeblog kembali. (Dewi Yana)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s