Fabel Pengantar Tidur

19

November 3, 2009 oleh sedjatee

boyo1

Anak-anak… sebelum mendengarkan dongeng cicak dan buaya, mari kita bernyanyi terlebih dahulu…

Cicak-cicak di bui, diam-diam merayap
Datang seekor buaya, hap, cicak dilahap

Anak-anak… dunia binatang sedang mengalami perubahan karakter. Ini semua adalah akibat pemanasan global yang turut berimbas kepada perubahan habitat, pola makan dan pola reproduksi para satwa. Oleh karenanya para pendongeng dan juga para pendidik kanak-kanak harus menyesuaikan diri, khususnya dalam mengajarkan lagu cicak-cicak, lagu paling sederhana untuk diajarkan kepada para kanak-kanak.

Entah bisikan dari mana yang membuat sang buaya kalap. Binatang penguasa perairan itu tiba-tiba terlibat perselisihan dengan cicak. Banyak kalangan menduga, muasal perselisihan ini dipicu oleh kebiasaan para cicak menyantap nyamuk yang gentayangan di jagad satwa. Padahal ini semua adalah kewajaran, nyamuk harus dibasmi karena karakter mereka seperti vampire, menghisap darah makhluk hidup. Konon bangsa cicak ini menyalahgunakan wewenang mencekal nyamuk.

Anak-anak… sekarang ini cicak sedang dipenjara oleh buaya. Dunia binatang bersedih oleh penahanan ini. Cicak itu binatang baik, tidak pernah mengganggu manusia, tetapi kali ini nasibnya yang tidak baik. Banyak para binatang menjaminkan diri kepada buaya agar cicak tidak ditahan. Bahkan, mantan ketua bangsa cicak juga minta dirinya ikut ditahan karena di masa lalu mantan cicak itu juga kerap mencekal para nyamuk untuk beterbangan ke alam lain.

Anak-anak… penahanan cicak menuai simpati dari banyak rekan-rekan satwa. Sang raja rimba bahkan membentuk ”Tim Pencari Jejak” untuk mendamaikan sengketa cicak dan buaya ini. Para binatang mengenakan pita hitam sebagai tanda berkabung, duka mendalam atas penahanan para cicak. Kita doakan semoga para cicak diberi kekuatan atas cobaan ini, semoga hukum rimba di kalangan satwa dapat ditegakkan secara adil, termasuk bagi para cicak. Semoga kaum buaya segera sadar, cicak bukanlah seteru mereka, masih ada santapan lain yang lebih bervitamin untuk dikonsumsi para buaya.

Bangsa manusia juga turut prihatin atas kasus yang dialami oleh para cicak. Oleh karena itu mari kita bacakan deklamasi yang dibuat oleh bangsa manusia berikut ini:

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

(Negeri Para Bedebah – Adhie Massardi)

19 thoughts on “Fabel Pengantar Tidur

  1. Dangstars mengatakan:

    Pertamaaaxxzz dulu
    ehm..sindiran nih…

  2. Dangstars mengatakan:

    Mantaaaapsss Bozz

  3. sunflo mengatakan:

    weleh…ter’sungging’ neh…beneran…sy bukan para satwa loh…tpn gapain juga tuh buaya demen banget ma cicak? pa ga da makanan laen yg lebih mantap? wah…mr.sedj, jangan2 yg jadi anak2nya malah ‘para satwa’, kebalik dech semuanya…wkwkwkwkw… (just kidding…^^)

  4. Halaman Putih mengatakan:

    Jadi ingat film tempo doeloe nih : “cicak bin kadal”
    Yang namanya buaya kan tak punya lidah, maen telan begitu aja…

    Salam,
    HALAMAN PUTIH

  5. Kakaakin mengatakan:

    Makanya… supaya nyamuk nggak banyak, jagalah kebersihan lingkungan, hindari adanya air yang menggenang supaya jentik2 tidak berkembang biak…

    Gak nyambung ya… *kaburrr*

  6. Zico Alviandri mengatakan:

    Begitulah kalau buaya & godzila terlalu sering main dengan tikus. Akhirnya mereka terbiasa kotor. Cicak yang pengen bersih2 jadi dilahap.

  7. endangkusman mengatakan:

    Jadi inget ceritera kera dan kura-kura. Kura-kura nyuruh kera ngambil pisang matang di pohon.. tempat yang diberikan kura-kura adalah kantong yang dibolongi. Setiap kera memasukan pisang, langsung jatuh dan langsung juga disantap kura-kura. Akhir ceritera kura2 kenyang.. kera lapar. Dasar kera bodoh..
    Salam ngeblog dan persahabatan.

  8. dwiewulan mengatakan:

    cicak kadang ngganggu juga kok mas… hi hi hi…terutama buat para bedebah… aku ndak lo ya…

  9. wardoyo mengatakan:

    Buaya makan cicak di kebun binatang…
    Ditonton orang-orang..
    Siapa pemilik kebun binatang???

  10. sedjatee mengatakan:

    thanks atas komentar rekan-rekan
    buat Bung Dangstar : tuh buaya divulkanisir aja Bung..
    buat Bung Alemandah : aman Bung, kita tunggu siapa yang terjungkal..
    buat Sunflo : semoga cicak vs buaya tak terdengar hingga negeri yg jauh
    buat Halaman Putih : salam kenal, kapan kadal ikut bermain???
    buat Kakaakin : cicak tarung sama buaya, nyamuk mati di tengah2…
    buat Zico Alviandri : cicak tarung sama buaya, tikus lolos dan tertawa…
    buat Om Endang : cicak vs buaya, penontonnya mirip kera, hehehe…
    buat mbak Wulan : akan ada episode cicak vs bedebah…
    buat Mas Wardoyo : semoga hukum Kebun Binatang bisa ditegakkan..
    salam sukses…

    sedj

  11. zipoer7 mengatakan:

    Salam Takzim
    Bermuara air tempatnya buaya bertetes air kencingnya cecak, waspada kencing cicak menjadikan penyakit, kata siapa cicak tidak bahaya di dapat menembus dinding siang dan malam loh
    Salam Takzim Batavusqu

  12. booksaddict mengatakan:

    mudah-mudahan para bedebah segera terketuk hati nuraninya. Apa mungkin ya?

  13. sunflo mengatakan:

    mr, kami selalu memantau perkembangan negeri kami, walo kami tengah jauh darinya…semoga harapan baik selalu ada di hati insan2 indonesia… (nunggu apdetan dari blog ini neh…*.^)

  14. era_347 mengatakan:

    perlu adanya klarifikasi tuh…
    tuk sapa y kata2 ini..
    mg yg tdk merasa tdk tersinggung

  15. kopral cepot mengatakan:

    bila semua benar maka siapa yg salah ..
    bila semua salah maka siapa yg benar ..

    permainan Illusionis slalu memukau penonton ..
    pertunjukan para Mentalis slalu membuat decak kagum ..

    Maka bila negerimu dikuasai para bedebah

    Salam keprihatinan ;(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: