Togog


Aku adalah Togog, penasehat para raja penguasa
Meski mereka selalu beraroma angkara murka
Aku terus bertutur meski mulutku berbusa
Berkata kebenaran didepan penguasa adalah jihad mulia

Sinuwun, kekuasaan menjadikan kronimu memperkaya diri
Tetapi rakyat bukan lagi makhluk yang gampang dikelabui
Rakyat kini lebih peka mata, telinga dan hati
Mengkhianati rakyat adalah kebiadaban paling keji

Sinuwun, akulah pemberi nasehat dengan segudang ilmu
Tolong, jangan bodohi rakyat dengan wajah memelasmu
Menjual kata fitnah untuk menutupi karakter peragu
Membentengi para maling untuk menghilangkan malu

Sinuwun, lihatlah parade rakyat yang benci perampok
Karena narapraja berkomplot membuat hukum berbelok
Menjual kehormatan karena rayuan uang segepok
Lalu mencari oknum untuk dijadikan biang kerok

Sinuwun, jangan engkau buat rakyat semakin bingung
Pemimpin bangsa harus tegas, jangan mirip orang linglung
Raja adalah khalifah Tuhan Yang Maha Agung
Kalau engkau linglung, lebih baik engkau menjadi mBilung

Sinuwun, tegakkan keadilan di jalan yang benar
Karena penderitaan tak bisa membuat rakyat selamanya sabar
Kesejahteraan harus mewujud, nyata, tak hanya samar-samar
Kalau engkau benar, engkau akan disegani seperti Semar

Sinuwun, jangan menebar ketakutan seperti pocong
Hentikan adu domba, bungkamlah omong kosong
Buktikan jika engkau bisa mengadili para garong
Bila hanya omong kosong, engkau tak lebih baik dari Bagong

Sinuwun, bersihkan istanamu dari golongan celeng
Karena mereka itu perusak, mereka itulah pencoleng
Durjana itu hanya membuat wajahmu jadi tercoreng
Jika engkau oleng, engkau tak lebih baik dari seorang Gareng

Sinuwun, lamat-lamat terdengar rakyatmu mengutuk
Kecurangan telah membuat bendera negeri ini tertunduk
Namun ketertindasan bisa membuat rakyat mengamuk
Bila hanya bisa mabuk, engkau lebih rendah dari seorang Petruk

Aku hanyalah Togog, tetapi aku bukan orang goblog
Sinuwun, jangan hambat rakyat menulis aspirasi di blog
Karena kinerja dewan wayang kini dinilai jeblog
Jika engkau ikut-ikutan goblog, akau akan berhenti menjadi Togog

* Togog adalah punakawan para Raja Negara Sabrang, terkadang adalah para raksasa. Para Raja ini adalah golongan angkara murka, dan disinilah peran Togog bersama partnernya, mBilung, untuk memberi nasehat yang benar pada sang Raja kendati itu selalu ditolak oleh Baginda. Togog adalah saudara tertua dari Bathara Guru dan Semar. Dalam lakon-lakon wayang, Togog dan mBilung ketika bertugas sering berbenturan dengan Semar dan ketiga anaknya: Gareng, Petruk dan Bagong, namun mereka senantiasa saling menghormati

Iklan

21 pemikiran pada “Togog

  1. buat mas tyas: bener-bener kisah togog.. salam togog…
    buat bung alamendah: selalu tersedia yang kedua buat Bung…
    buat om singal: togog males ke indonesia, takut dituduh menghasut…
    buat inas: salam kenal dari togog juga…
    buat mr zipoer: semoga berkah togog buat indonesia, mister…
    buat kop cepot: nah lho, ketemu sodara nih ye…
    buat kakaakin: salam kenal dari dunia wayang…
    buat miscomplain: sinuwun gak mau nonton wayang, karena malu sendiri
    buat bung dangstar: dimana-mana nasehat togog gak pernah didengar..

    thanks
    sedj

  2. Menasehati para durjana, apalagi yg berpangkat penguasa..tentunya lebih sulit dan berat..
    Togog memang bener2 pejuang sejati…
    Ayo gog…
    Kami akan slalu mendukungmu…
    Salam hangat dan damai selalu…

  3. Eyang Togog dan eyang Ismoyo dan Eyang Manik Moyo Itu sebagai Ilmu saja Tapi Bisa Ujud Kaya asli nya dan bisa di ajak Bicara apa saja karena semua Itu udah manjing kepada seseorang karena orang tersebut udah di beri wenang oleh Shang Yhang Aakario Jagad ghing Shang Yhang Budhi untuk Melestarikan Agama Jawa ( Agama Budhi ) yg lama hilang di Tanah jawa ,Karena udah banyak Agama pendatang contoh,Hindu/budha Dari India ,Khongwucu dari Cina ,Kristean/Protestan Dari eropa dan Islam Dari Arab ,dengan Hal itu semua umat harus banyak berbuat baik kepada sesama manusia .hewan,tanah ,air,hutan tanaman,dan juga panas marilah melestarikan alam yg ada di tanah jawa juga NKRI supaya tidak hancur.

  4. om ijin share ya… memang kisah2 pewayangan harus kita angkat lagi…. kalo merasa berarti tau kalo dah ta berasa berarti orang GOBLOK……. hidup hanya sementara…. jangan persulit hidup dengan kesulitan2 yang kita bikin sendiri…..
    HIDUP TOGOGGGG……………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s