Sebuah Kilas Balik

Tak terasa kita telah meninggalkan 1430 H yang penuh warna dan dinamika. Ada banyak peristiwa bergulir, menjadi semacam memorabilia tersendiri bagi para pencatat sejarah.

Pergantian waktu, dan isi catatan sejarah tentunya, selalu terkait dengan pertanyaan siapa dan mengapa. Dan jawabannya hanyalah seputar orang-orang yang pantas tertulis pada prasasti zaman sebagai suatu fenomena, entah luarbiasa hebat atau terlalu memuakkan. Walhasil, rekaman perjalanan waktu tak terlalu memedulikan orang-orang berkualitas medioker, para peragu, orang-orang penakut, terlebih para hipokrit.

Di dunia politik, izinkan saya mencatat satu nama yang pada pilpres tahun ini kalah populer dibanding sang pemenang. M. Jusuf Kalla, bagi saya sangat berkarakter, tegas, pemberani, tak usah diragukan ia cerdas dan religius tulen. Ada banyak prestasi fenomenal tatkala menjabat wapres yang tak diketahui publik. Wajar, ia “hanya” orang nomor 2. Namun terbukti, belum 100 hari pemerintahan baru berjalan, orang-orang yang bermimpi negeri ini dipimpin oleh orang hebat sekelas Chavez, Morales dan Ahmadinejad, kembali menyebut-nyebut nama JK. Menurut banyak opini, karut marut masalah hukum dan politik tak akan terjadi seandainya JK yang memimpin. Meskipun, sekali lagi, ini hanya seandainya.

Di dunia hiburan, tahun ini tak ada yang fenomenal selain kepintaran Roland Emmerich mengemas isu dan ramalan tentang akhir zaman menjadi sebuah film berjudul 2012 dan kemudian meraup keuntungan sebesar $735,558,000. ya, tiga tahun lagi kiamat, dan ini adalah prediksi bangsa Maya yang diyakini memiliki tradisi kuat di bidang astronomi. Jagad hiburan indonesia berjalan biasa saja. Para pelaku dunia hiburan banyak yang hijrah ke pentas politik, dan yang tersisa masih begitu sering membuat sensasi miring dan perpecahan rumah tangga. Kancah film tanah air dikejutkan oleh sineas yang berhasil memenuhi selera pop pemirsa dengan memindahkan sinetron religi ke layar bioskop dan membungkusnya sebagai sebuah film. Sangat tidak kreatif, miskin improvisasi dan kering ide. Hanya mira lesmana dan riri reza yang benar-benar idealis membuat film. Acungan jempol tentunya buat andrea hirata, salah satu “penulis beneran” yang karyanya realistik, membumi, humanis, tak hanya menuruti selera murahan pembaca kelas rendah.

Di dunia binatang, ada empat satwa yang menjadi pusat perhatian di negeri ini yaitu buaya, cicak bin kadal, monyet dan gurita. Buaya mengejutkan dunia dengan sensasi menyantap cicak. Dua binatang melata ini, entah mengapa terlibat pertikaian superheboh yang ujung-ujungnya menyeret nama seekor monyet sepupu Anoman yang lama tak terdengar di dunia satwa. Wayang berkulit merah anak Resi Subali bernama Anggada ini sempat menjadi kepala kepolisian wayang di masa peperangan Rama dan Rahwana. Tatkala pertikaian cicak versus buaya terlerai dan si monyet entah kabur kemana, muncullah binatang gurita ke panggung ceritera. Entah saling terkait atau tidak, yang jelas penampilan gurita diakhir tahun menambah khasanah dongeng anak-anak di masa mendatang.

Di dunia otomotif, dunia menyambut masuknya Michael Schumacher ke kabin Mercedes untuk kemudian berpacu di lintasan Formula One, sekaligus menilai kepantasan Lewis Hamilton dan Jenson Button yang meraih juara tanpa kehadirannya di sirkuit. Di kancah dalam negeri, rakyat melihat para menteri memasuki Toyota Crown Royal Saloon Limited Edition sebagai pengganti Camry. Mengapa Toyota Crown? Salah satu menteri menyatakan bahwa Camry-nya selama ini sering ngadat alias mogok. Hmm, ini berarti mobil dinas para pembantu kepala negara tidak lebih layak jalan dibandingkan angkot. Secara logika, camry mogok bukan berarti harus diganti dengan Crown. Namun benarkah mobil istimewa sekelas camry sering bermasalah? Semoga statement tersebut tidak memerahkan telinga para petinggi Toyota Corporation yang telah mati-matian menjaga reputasi mereka sebagai perusahaan kelas dunia.

Sekian kilas balik tahun ini, semoga senantiasa sukses pada 1431 yang telah mulai bergulir… Tetap Semangat…

Iklan

23 pemikiran pada “Sebuah Kilas Balik

  1. Sepertinya dari dunia binatang, cerita Gurita akan terus berlanjut dan tidak hanya di 2009… 🙂

    Selamat Tahun Baru 2010 Mas, insha Alloh di 2010 nanti semuanya akan lebih baik…

  2. Kilas balik untuk indrospeksi diri, untuk menggapai masa depan ditahun baru, mudah2an kita lebih sukses, lebih sejahtera, lebih damai, lebih bisa menycintai sesama, menyayangi alam, dan bisa lebih mensyukuri nikmat yg diberikan-Nya. AMin.
    Salam sukses!

  3. .Selamat Tahun Baru 1431.
    Mudah-mudahan di tahun baru ini keimanan kita semakin kuat, semakin optimistis, tambah semangat, serta amal shalah semakin meningkat. Dan semoga rahmat dan berkah-Nya semakin melimpah. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s