Kurusetra


Hanyalah sebuah gurun berdebu, terhampar, kerontang
Dataran keturunan Kuru
Juga bernama Dharmashetra : padang kebaikan

Engkau memekik menggugat takdir yang bagai kutukan
Mengapa kesumat itu harus dituntaskan diatasmu
Tetapi engkaulah tempat yang dipilih oleh kebenaran
Melawan kesombongan angkara murka

Merah darah menganaksungai dari raga yang terluka,
Tetapi engkau tak hanya sungai darah, engkau adalah danau airmata
Adalah airmata Arimbi dan Pregiwa tatkala Gatotkaca tertusuk Kontawijayadanu
Adalah airmata Kunti dan Surtikanti tatkala Karna terpenggal Pasopati
Adalah airmata Sumbadra dan Utari tatkala Abimanyu terjebak formasi Cakrawyuha

Hanyalah secarik kertas putih yang lalu ternoda oleh percikan sesal
Dan mata rantai dendam yang tiada putus
Menghadapkan kakak dengan adik
Menandingkan paman dengan kemenakan
Mempertarungkan guru dengan murid
Ah.. mereka hanyalah para pelaku takdir yang tak sempat meratapi kematian mereka sendiri

Namun benarkah peperangan hanya untuk pembuktian sumpah?
Pedang-pedang telah majal
Perisai-perisai kini menjadi gunung besi
Kereta-kereta perang hanya tinggal puing berselaput debu
Namun kurusetra tak akan sunyi sebelum sumpah itu menemukan janjinya

Di padang ini, sejarah dibersihkan oleh aliran darah
Bukan semata harga mahal dari kelicikan, ambisi dan hawa nafsu
Kesabaran yang tergelar menembus batas, luruh oleh panggilan jiwa ksatria

Baratayudha usai, kurusetra senyap mengunci kisahnya
Namun kecamuk kurusetra akan selalu hadir
dalam hati setiap diri, juga hati kita

Iklan

26 pemikiran pada “Kurusetra

  1. Sebuah padang yang amat bersejarah.
    Dalam syair yang penuh dengan tangisan darah

    Memang sebuah cerita penuh simbolik yang bisa dinikmati siapa saja. Kalau tidak bisa diambil hikmahnya ya cukup dinikmati ceritanya. Apik tenan…

  2. wah…aq dulu juga suka mengikuti cerita bharatayudha, baik lewat majalah atau radio… gregetan bgt ma si kurawa tuuh n pandhawa yg kesia-sia…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s