Mimpi Buruk tentang Mimpi Buruk

Saya tertarik membahas tentang mimpi karena mimpi buruk saya sabtu malam kemarin. Kepada mbah Google saya sempat melontarkan pertanyaan: apa penyebab mimpi? Jawabnya sungguh terlalu, sungguh tak lucu: karena saya tidur.

Mimpi bukanlah hal remeh-temeh yang bisa disepelekan begitu saja. Mimpi adalah isyarat. Jika mimpi yang satu ini terjadi di zaman lampau, mungkin paginya akan segera saya pasang di kupon buntut. Jangan remehkan mimpi. Pembicaraan tentang mimpi juga ada di kitab suci. Mimpi adalah perintah kepada Kanjeng Nabi Ibrahim Khalilurrahman Alaihissalam untuk melaksanakan ibadah qurban. Bahkan Kanjeng Nabi Yusuf dikenal piawai menafsirkan mimpi penguasa Mesir pada zaman itu.

Terkait dengan mimpi, Kanjeng Nabi Muhammad pernah bersabda, “Mimpi itu ada tiga. Mimpi yang baik merupakan kabar gembira dari Allah. Mimpi yang menyedihkan berasal dari setan, dan mimpi yang datang dari obsesi seseorang. Jika salah seorang di antara kalian mimpi yang menyedihkan maka hendaklah dia bangun lalu shalat dan tidak menceritakannya pada orang lain.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Well, mimpi buruk berasal dari setan, itu kita setuju. Tapi, apakah yang menyebabkan seorang mengalami mimpi buruk? Ada banyak jawaban yang disampaikan melalui bantuan Mbah Google. Menurut situs lifestyle, laporan United States National Library of Medicine, menyebut faktor-faktor penyebab terjadinya mimpi buruk yaitu: kecemasan / stress, kandungan lemak pada makanan, alkohol, obat-obatan dan kondisi sakit.

Yang mencengangkan adalah artikel ”Tipe Bos Penyebab Mimpi Buruk” di  kapanlagi.com. Disebutkan, ada delapan tipe bos yang menyebabkan mimpi buruk bagi para karyawannya. Mereka diantaranya adalah bos bertipe satpam (memantau terus sambil meneror), bos tipe hakim (selalu cari-cari kesalahan), bos gila kerja (nyuruh orang lain kerja tapi dia tidak kerja), bos pengejek (nyaci aja kerjanya) hingga bos tidak profesional (gak pinter tapi sok pinter). Weleh-weleh. Bagi saya, jika ada sosok bos yang begituan, maka dia adalah mimpi buruk itu sendiri.

Kembali ke mimpi saya. Sangat mengherankan, pada sabtu malam yang rileks saya mengalami mimpi yang luar biasa mencekam. Saya sampai tindihen, berteriak-teriak dalam tidur hingga membangunkan seisi kampung. Apakah saya mengalami stress? Entahlah, yang jelas saya bukan pengonsumsi alkohol, obat-obatan dan dalam kondisi sehat wal afiat. Hanya saja, ketika istri saya membangunkan dan menanyakan mimpi yang saya alami, dia tertawa mendengar jawaban saya. Huehehehe…

Ketika saya membuka primbon, tafsir mimpi saya adalah: akan mendapat rejeki. Dan benar, senin pagi adalah saat gajian yang sempat tertunda. Antara mitos dan syariat, sejak itu saya bertekad untuk memulai kerja dengan membaca ayat kursi (lho apa hubungannya…). Dan saya mengajak pembaca untuk menebak, mimpi buruk apakah yang saya alami? Sebagai hadiah saya akan mendoakan agar Anda tidak mengalami mimpi buruk seperti saya, di alam mimpi maupun di dunia yang sesungguhnya.

sumber gambar: clipart.com dan swaptree.com

Iklan

26 pemikiran pada “Mimpi Buruk tentang Mimpi Buruk

  1. hahaha..
    jangan-jangan tipe-tipe bos yang njenengan sebutkan di atas ada dalam satu orang ya pak?!
    jangan-jangan imbas dari perlakuan bos di atas sudah masuk ke alam bawah sadar sampe terbawa mimpi?!
    smoga itu mimpi pertama dan terakhir, hanya turut prihatin 😛

  2. aq juga pernah mengalami tindihan, mr… uuuuh susaaah banget bangunnya kek kehimpit batu besar.. hehe… aq ga punya bos penyebab mimpi buruk deh, semua yang kujumpai adalah bos pembuatku tersenyum… 🙂

  3. yang susah di sy itu kalo habis mimpi trus mau menuliskan mimpi itu … dah lupa lagie 😉 … nah si Mas ini emang jago nulis, teruji bisa nulis mimpi sendiri .. emang mimpi kan bawa rejeki 😉

  4. mimpi itu seperempat dari kenabian. jadi kalau ada yang bilang semalam bilang berimpi anu tapi kenyataannya tidak, dia adalah seorang pendusta yang besar. apalagi menggunakan mimpi itu untuk berbuat dzalim..
    misal, mengaku bermimpi bertemu nabi padahal tidak…dll

  5. Mimpi lia pernah mengerikan mengenai tanda2 kebakaran.. dan benar besoknya rumah liakebakaran 😦

    Setuju mas… baca doa mau tidur dan ayat kursi.. itu yang lia lakukan

    mas sedjatee mimpi apa ya…heheheheeh 😀

  6. Mimpi itu perlambang, bisa jadi simbol dari peristiwa yang akan terjadi, bisa juga petunjuk sebuah perubahan.
    Sepengetahuan saya, kalau “Sang Pemimpi” merasa senang – walau mimpinya menakutkan – artinya pasti positif. Sebaliknya, kalau merasa takut dan gelisah, mimpinya bermakna negatif. Jadi, seandainya ada dua pemimpi sama-sama mimpi digigit ular, arti mimpinya bisa berbeda, tergantung suasana hati “sang pemimpi” itu sendiri…

    Selamat bermimpi kembali, bung sedjatee…

  7. wah kok saya kesulitan menebak mimpinya.
    Cuman saya beberapa kali mimpi ketemu ular yah … lantas saya pasti nendang dan pernah tendangan saya pernah kena sudut meja.
    kalo ini mimpi buruk yang bernar-benar berakibat buruk kali he he
    Trims 🙂

  8. tapi dapat rejeki kan bung Sedjatee…, hehe..alhamdulillah..
    bicara soal mimpi, bila mimpinya baik dimalam2 terakhir maka, insya Allah sebuah petunjuk…
    -wallahua’lam-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s