Go the Distance

Zaman sekarang, ketika mitos-mitos tak banyak diyakini masyarakat, cerita tentang hal yang fiktif pun mulai kurang digemari. Namun bukan berarti kisah khayalan itu tak lagi relevan dengan kondisi kekinian masyarakat. Mengais makna kisah-kisah lampau, masih tersisa beberapa nilai luhur kehidupan yang bisa terus diwarisi. Karena kendati sebuah dongeng hanya berfungsi untuk mengantar tidur, para pendongeng menyisipkan sebaris nasihat atau teladan sebagai inspirasi bagi yang mendengarnya. Kali ini marilah kita menggali inspirasi dari sebuah kisah pantang menyerah. Kisah tentang pencarian jati diri, dan pembuktian bahwa setiap kita memiliki potensi yang terkadang melebihi ekspektasi.

Bayangkan jika orang-orang sekitar Anda meragukan validitas genetis Anda karena melihat sesuatu yang ganjil pada diri Anda. Atau orang-orang meremehkan Anda dan menganggap Anda tak ada beda dengan mereka. Pastilah Anda tak akan nyaman dengan kondisi tersebut. Anda pasti tergugah untuk membuktikan diri bahwa Anda bisa melakukan sesuatu yang lebih.

Kisah inspiratif ini muncul pada film Hercules keluaran Disney Picture. Hercules, atau mitologi Yunani menyebutnya Heracles, adalah putra Zeus, Raja Para Dewa. Pada usia 15 tahun, bocah Hercules yang dibuang oleh Hera yang pencemburu, bergaul dengan bocah sebayanya. Keistimewaannya mulai terlihat, diantaranya membunuh singa dengan tangan kosong. Seseorang lalu memberi tahu Hercules bahwa ia adalah anak Zeus. Namun ketika Hercules menerangkan tentang silsilahnya, ia dicemooh orang-orang sekitarnya. Hercules sedih, ia tak lagi bisa bergaul sebagaimana biasa.

Kesedihan membawa Hercules untuk berdoa bahwa ia ingin kembali bergabung dengan Zeus ayahnya. Namun untuk meraih harapan itu, Hercules harus menjadi pahlawan yang musti menuntaskan dua belas tantangan yang tak mudah. Ia menyanggupi, lalu ia berdoa dengan sebuah doa : “Go the Distance”.

Lagu “Go the Distance” dalam film animasi Hercules versi Disney adalah karya penulis lagu Alan Menken. Go the Distance muncul dua kali, di tengah film dinyanyikan oleh Roger Bart, sedangkan pada akhir kredit dinyanyikan oleh Michael Bolton. Pada versi berbahasa Latin, keduanya dinyanyikan oleh Ricky Martin, yang sekaligus juga menjadi salah satu lagu dalam albumnya, Vuelve. Go the Distance yang dinyanyikan Bolton dinominasikan untuk Academy Award for Best Song dan the Golden Globe Award for Best Original Song, meski akhirnya keduanya dimenangi oleh Celine Dion dengan My Heart Will Go On. Lagu ini paling tinggi nangkring di posisi 24 Billboard Hot 100 Chart, namun mencapai posisi puncak di Hot Adult Contemporary Chart, sebagai lagu kesembilan Bolton yang menjadi jawara di tangga lagu ini. Sedangkan videoklipnya digarap oleh produser Dani Jacobs dengan menampilkan Bolton dalam beberapa adegan klip tersebut.

Konten cerita Hercules tak jauh beda dengan mitos lain yang serupa. Tapi tak bisa dipungkiri bahwa tembang Go the Distance selalu memacu adrenalin saya untuk bersemangat. Bagi saya tak ada kata yang tepat untuk mengomentari performa Bolton menyanyikan Go the Distance kecuali: memukau. Diluar suara Bolton yang berkarakter dan iringan orkestra yang megah, makna lagu ini terlampau bagus untuk hanya dianggap sebagai sebuah syair. Sebagaimana disinggung diatas, lagu ini adalah sebuah harapan, dan saya selalu mendapatkan inspirasi dari lirik lagu itu. Setiap kali mendengarnya, Go the Distance selalu memunculkan inspirasi dan semangat untuk pantang menyerah, untuk gigih berjuang, serta untuk meyakini bahwa hal-hal yang dianggap tak mungkin, bisa menjadi mungkin selama kita sungguh-sungguh dalam berikhtiar. Maka kali ini, izinkan saya membagi inspirasi itu untuk pembaca semua.

I have often dreamed of a far off place
Where a hero’s welcome would be waiting for me
Where the crowds will cheer, when they see my face
And a voice keeps saying, this is where I’m meant to be

I’ll be there someday, I can go the distance
I will find my way if I can be strong
I know every mile will be worth my while
When I go the distance I’ll be right where I belong

Down an unknown road to embrace my fate
Though the road may wander, it will lead me to you
And a thousand years would be worth the wait
It may take a lifetime but somehow I’ll see it through

And I won’t look back, I can go the distance
And I’ll stay on track, no I won’t accept defeat
It’s an uphill slope but I won’t lose hope
Till I go the distance and my journey is complete

But to look beyond the glory is the hardest part
For a hero’s strength is measured by his heart

Like a shooting star I can go the distance
I will search the world, I will face its harms
I don’t care how far I can go the distance
Till I find my hero’s welcome waiting in your arms…

I will search the world, I will face its harms
Till I find my hero’s welcome waiting in your arms…

lagu : Michael Bolton – Go the Distance
sumber gambar : mydisney.com dan yukinomiracle.blogspot.com

Iklan

39 pemikiran pada “Go the Distance

  1. Lagu kesukaan kadang bisa menjadi penyemangat, kadang juga bisa membantu membuat kita lebih fresh.
    Lagu ‘Go the Distance’ yg bisa memunculkan inspirasi dan semangat untuk pantang menyerah, untuk gigih berjuang Mas Sedjatee sy belum mendengarnya, jadi penasaran….

  2. Mitos yang menarik. Sebenarnya mitos2 semacam ini banyak terdapat di negeri kita. Sayangnya, yang diangkat kebanyakan dari sisi mistisnya, bukan dari sisi pembelajaran yang mestinya dapat diambil dan dijadikan contoh bagi generasi mendatang.

  3. aku paling suka ma Hercules,,, bizz ganteng sh … dulu gak pernah absen ma film itu, baik kartun ataupun film yg diperankan sapa th namanya .. lagunya pasti bagus ,, ntar ku cari dulu ..

  4. Michael Bolton! Lama tak mendengarkan alunan lagu2nya.
    Bener banget, saudara Sedjatee, ketika bener2 fokus terhadap sesuatu, kadang apa yang kita peroleh dari sesuatu tersebut melebihi dari apa yang kita bayangkan sebelumnya.

  5. Postingan yang inspiratif, bung.
    Memang efek dari sebuah lagu – alunan musik dan syair – berbeda-beda bagi setiap orang. Sangat khas secara psikis…
    Aneh kan, setiap mendengar suara Bolton saya seperti mendengar suara kaleng diseret – sakit telinga dan pikiran – apapun lagunya…
    Tetapi saya faham kalau Bolton mendatangkan efek sebaliknya untuk bung Sedjatee – semangat dan gairah.

    Unik dan inspiratif.
    Salam Sumpah Pemuda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s