17. Sombong dan Sejenisnya

Allah berfirman: Musa berkata “Sesungguhnya aku berlindung kepada Rabbku dan Rabbmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman pada hari berhisab “. (Al-Mukmin: 27)

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong. (An-Nahl: 23)

Rasulullah bersabda, “Di kala seorang laki-laki berjalan dengan congkak, tiba-tiba Allah membenamkannya ke bumi, maka ia pun terbenam di dalamnya sampai hari kiamat Orang yang dimaksud dalam hadits di atas adalah Qarun. Beliau juga bersabda, ” Para penguasa yang bengis dan orang-or- ang yang sombong akan dikumpulkan pada hari kiamat kelak dalam keadaan seperti debu yang diinjak-injak oleh manusia. Mereka diliputi kehinaan dari berbagai penjuru.”

Sebagian salaf berkata, “Dosa yang pertama kali dilakukan adalah perbuatan sombong.” Allah berfirman,  Dan ( ingatlah ) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat,  Sujudlah kamu kepada Adam maka bersujudlah mereka kecuali iblis ; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” (Al-Baqarah: 34)

Maka, barangsiapa bersikap sombong (takabur) terhadap kebenaran, niscaya keimanannya tidak dapat mendatangkan manfaat; seperti yang dilakukan oleh Iblis. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda: Tidak akan masuk surga seseorang yang di hatinya ada seberat biji sawi kesombongan

Allah berfirman: Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri . (ALuqman: 18)

Dalam sebuah hadits qudsi disebutkan bahwa Allah berfirman: Keagungan adalah pakaian-Ku, kesombongan adalah jubah-Ku; barangsiapa menarik keduanya dari-Ku niscaya Aku lemparkan ia ke neraka.

Rasulullah bersabda, “Surga dan neraka berbantahan . Surga berkata, ‘Mengapa yang memasukiku hanyalah orang-orang yang lemah dan rendah?’ Neraka berkata, ‘Aku diistimewakan dengan orang-orang yang bengis dan sombong”

Allah berfirman: Dan janganlah kamu memalingkan muka dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri . (Luqman: 18)

Salamah bin Akwa’ berkata, ‘Seseorang makan dengan tangan kirinya di dekat Rasulullah ^ Beliau bersabda, ‘ Makanlah dengan tangan kananmu!’ Laki-laki itu menjawab. ‘Aku tidak bisa!’ Maka Rasulullah bersabda, ‘Semoga kamu benar-benar tidak bisa .  Tidak ada sesuatu pun yang menghalanginya untuk melaksanakan perintah Rasulullah kecuali kesombongan. Maka orang itu pun tidak pernah bisa mengangkat tangan kanannya ke mulutnya.”

Rasulullah bersabda: Maukah kalian aku kabarkan tentang penghuni neraka? Yaitu tiap-tiap ‘utul, jawazh, dan orang yang sombong/ ‘Utul adalah orang yang kasar dan kejam. Jawazh adalah orang yang banyak mengumpulkan harta dan sangat kikir, atau orang yang congkak dalam berjalan, atau orang yang menjadi budak perutnya.

Abdullah bin Umar berkata. “Saya mendengar Rasulullah bersabda. ‘Tidak ada seorang pun yang berjalan dengan congkak dan berbangga diri kecuali ia akan berjumpa dengan Allah sedangkan Dia murka kepadanya.'” Abu Hurairah : meriwayatkan sebuah hadits, bunyinya, “Tiga golongan yang pertama-tama masuk neraka; penguasa zhalim, orang kaya yang tidak membayar zakat, dan orang miskin yang congkak.

Rasulullah  bersabda: Tiga golongan oang yang tidak akan dipandang oleh Allah pada hari kiamat, tidak disucikan-Nya, dan akan mendapat siksa yang pedih; orang yang berbuat isbal , orang yang mengungkit-ungkit kebaikannya sendiri , dan orang yang menjual dagangannya dengan sumpah palsu .

Orang yang berbuat isbal adalah orang mengulurkan / memanjangkan sarung, celana, atau bajunya sampai melebihi kedua mata kakinya, sebagaimana sabda Rasulullah “Kain sarung yang diturunkan melewati mata kaki tempatnya (orang yang melakukannya ) di neraka.”

Kibr yang paling buruk adalah kibrnya seseorang terhadap orang lain karena ilmu yang dimilikinya dan ia merasa besar dengan kelebihan yang dimilikinya. Sungguh, ia tidak bermanfaat ilmunya. Karena orang yang menuntut ilmu untuk akhirat ilmunya akan menyadarkannya, mengkhusvu ‘ kan hatinya, dan menenangkan jiwanya. Juga, ia akan selalu mawas diri, tidak lengah dan bahkan selalu berintrospeksi setiap saat. Karena jika ia sampai lengah dari hawa nafsunya, maka ia akan melenceng dari shirath mustaqim dan akan menghancurkan dirinya. Adapun orang yang menuntut ilmu untuk dibanggakan, mencari kedudukan, meremehkan kaum muslimin, menganggap mereka bodoh, serta melecehkan mereka, sungguh ini adalah kibr yang paling dahsyat. Dan tidak akan masuk surga orang yang di hatinya ada kibr walau seberat biji sawi.

Judul : Al Kabaair (Dosa-Dosa Besar)

Penulis: Syamsuddin Muhammad bin Utsman bin Qaimaz At-Turkmaniy Al-Fariqiy Ad-Dimasyqiy Asy-Syafi’iy (Imam Adz Dzahabi)

Penerbit: Maktabah Al-Malik Fahd Al-Wathaniah

Penerjemah: Abu Zufar Imtihan Asy-Syafi’i,

Penerbit: Pustaka Arafah – Solo, Cetakan: V. Mei 2007.

Diringkas dari e-book yang diunduh dari web kampung sunnah

29 pemikiran pada “17. Sombong dan Sejenisnya

  1. Alhamdulillah…
    Terima kasih wahai sahabat sedjatee,
    Selamat ya… dan sukses untuk kita semua… 🙂

    Aamin,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s